Kamis, 15 Oktober 2015

Rekan Investasi Ternak Anda

BY Unknown No comments



AYAM KAMPUNG merupakan sebutan untuk ayam lokal asli Indonesia. Ayam kampung termasuk dalam jenis unggas favorit yang diternakkan oleh masyarakat Indonesia sejak lama, dagingnya enak, telurnya berkhasiat. Permintaan yang tinggi membuat harganya juga tinggi sehingga potensial untuk dijadikan sumber penghasilan. Namun kendala mengapa masyarakat enggan memelihara ayam kampung adalah lamanya masa panen hingga berbulan-bulan.

TEROBOSAN BARU muncul, kini lamanya masa panen dapat ditanggulangi dengan pola pemeliharaan ekstensif. Ayam Kampung Asli yang dipelihara oleh DnR Farm merupakan hasil perkawinan bibit ayam sentul (asli Ciamis) jantan dan Kampung Unggulan Balitnak (KUB) betina yang memiliki berbagai keunggulan, sehingga ayam ini:

LEBIH CEPAT PANEN (masa panen 60-70 hari)
LEBIH TAHAN CUACA (tingkat kematian rendah)
LEBIH MENGUNTUNGKAN (cocok dijadikan bisnis)

Peluang Hingga saat ini, pasokan ayam kampung di berbagai daerah masih belum mencukupi permintaan. Seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap aspek makanan yang sehat, daging ayam kampung menjadi pilihan karena bergizi tinggi. Ayam ini juga mempunyai berbagai keunggulan yang tidak dimiliki ayam ras atau broiler.

Resiko Resiko dari ternak adalah kematian ternak sebelum panen diakibatkan berbagai faktor, misalnya wabah penyakit atau bencana alam, dll. Namun manajemen peternakan yang tepat diharapkan dapat mengelola resiko tersebut. Salah satunya memberikan obat-obatan untuk mencegah penyakit. Kami menggunakan obat-obatan herbal untuk mencegah terjadinya penyakit. Berdasarkan pengalaman empiris total kematian ayam menjadi kecil.

Strategi Untuk menjamin pasokan ayam tetap tidak terputus memenuhi kebutuhan pasar, kami menerapkan system produksi berkesinambungan. Sistem ini dilakukan dengan cara membuat beberapa angkatan produksi. Tiap angkatan tersebut dirancang baik waktu dan jumlah ayamnya agar sesuai dengan pangsa pasar yang tepat. Pembangunan kandang, perkandangan, jumlah ayam yang ada di dalamnya, dan waktu pemeliharaan disesuaikan dengan saat pemasaran yang diterima oleh pasar atau yang telah disepakati antara peternak dengan pembeli. Durasi setiap angkatan dibatasi maksimal 2,5 bulan. Dalam pemasaran akan diupayakan untuk dicari harga jual maksimal dan efektif untuk memperoleh keuntungan maksimal.

0 komentar:

Posting Komentar